Senin, 17 Februari 2020

Sabar menantikan Kedatangan Tuhan

Bagian Alkitab :

Karena orang yang sesat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi dengan orang jujur Ia bergaul erat. (Amsal 3:32)

Renungan :

Selain ayat di atas, dikitab Mazmur 25:14 , tertulis, "TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka."

Alkitab mencatat, paling tidak ada 2 orang yang bergaul dan bergaul karib dengan Allah, yaitu : Henokh (Kej. 5:22, 24) dan Ayub (Ayub 29:4).

Mari kita perhatikan apa yang  dicatat dalam Alkitab, tentang Henokh. Memang kalau kita membaca dari kitab Kejadian 5:24, kita tidak mendapat penjelasan lebih jauh, bagaimana kehidupan Henokh, sehingga ia bisa bergaul erat dengan Tuhan. Tapi kalau kita merujuk pada 2 ayat di atas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa Henokh dapat bergaul erat dengan Tuhan, bahkan sampai usia 300 tahun, karena ia memiliki kejujuran dan rasa takut akan Tuhan. Kedekatannya yang sedemikian erat dengan Tuhan, menjadikannya terangkat ke sorga tanpa mengalami kematian.

Demikian juga dengan Ayub. Meskipun ia harus mengalami penderitaan yang sedemikian hebat, kekayaan dan apa yang dimilikinya hilang dan musnah dalam 1 hari, tapi Ayub jujur dan dapat mengatakan, "... Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan."(Ayub 1:21) dan ia memiliki rasa takut akan Allah. Meskipun ia juga didera penyakit kulit yang sedemikian menjijikkan, sehingga isterinya pun membujuknya untuk menghujat Tuhan, tapi karena Ayub memiliki rasa takut dan kesetiaan kepada Tuhan, ia bisa mengingatkan isterinya, meski dengan kata-kata yang agak keras, seperti yang tertilis dalam Ayub 2:9-10,  "Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!" Tetapi jawab Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya. Rasa takut akan Tuhan inilah yang mendasari kehidupan Ayub sehingga ia menjadi seorang yang saleh dan selalu menjauhi kejahatan, seperti yang tertulis pada kitab Ayub 1:1, "Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."

Sebagai kesimpulan, untuk dapat bergaul erat dengan Tuhan, beberapa hal yang perlu kita lakukan adalah:
- Hidup jujur
- Memiliki Rasa takut akan Tuhan
- Hidup saleh
- Menjauhi kejahatan

Semoga dengan melakukan semua itu, Allah, Tuhan kita gemar untuk bergaul erat dengan kita.

Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Indahnya Memberi - Indahnya Berbagi. Bahagianya Memberi

Seorang dosen yang dikenal bijaksana, tengah berjalan santai bersama seorang mahasiswa di taman kampus. Tidak lama keduanya melihat ada sepa...