Sabtu, 08 Juni 2019

Mengandalkan Diri pada Tuhan

BACAAN ALKITAB

Beginilah firman Tuhan: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan! Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan! (Yesaya 17:5 & 7)

PENGAJARAN

Saat kita mengahdapi berbagai kesulitan hidup, baik di lingkungan pekerjaan, sekolah, keluarga  atau yang lainnya, siapakah orang pertama yang kita datangi atau yang kita pikirkan untuk dapat membantu dan mencarikan jalan keluar atau solusi?
Mungkin kita akan datang pada orang tua, saudara, teman atau koneksi kita. Atau mungkinmencoba mengandalkan kemampuan kita untuk langsung membuat perencanaan yang spektakuler untuk dapat lepas dari masalah ini?

Firman Tuhan yang tertulis dalam kitab Yeremia di atas, meminta kita untuk menaruhkan dan menumbuhkan ketergantungan pada Dia. Kata "Ketergantungan" ini meningatkan kita akan para pecandu. Karena pada saat mereka mengalami kecanduan atau ketagihan, mereka akan berusaha entah bagaimana caranya untuk dapat memenuhi apa yang menjadi kecanduannya tersebut.

Marilah kita tumbuhkan "kecanduan" kita, akan pertolongan, belas kasihan dan kemurahan Allah. Bukan pada pada manusia, teman atau koneksi kita. Carilah Dia, entah bagaimana caranya, sehingga engkau akan dipuaskan.

Sikap untuk senantiasa menaruhkan pengandalan dan pengharapan akan pertolongan Allah, membutuhkan upaya dan kemampuan
  • kemampuan untuk merendahkan diri, 
  • kemapuan untuk menyadari ketergantungan kita pada Allah 
  • kemampuan untuk menyadari kelemahan kita.
Tuhan Yesus menasehati Rasul Paulus, "... sebab justru di dalam kelemahanlah, kuasa-Ku menjadi sempurna..." (2 Korintus 12:9)

Janganlah kita senantiasa menaruhkan pengandalan kita pada kemampuan atau kepikiran kita sendiri, atau menggantungkan hidup kita kepada manusia, melainkan marilah kita senantiasa untuk dapat menaruhkan Iman, Pengandalan, Pengaharapan pada Allah dan senantiasa berpaut kepada beliau.

Amin 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Indahnya Memberi - Indahnya Berbagi. Bahagianya Memberi

Seorang dosen yang dikenal bijaksana, tengah berjalan santai bersama seorang mahasiswa di taman kampus. Tidak lama keduanya melihat ada sepa...