Sabtu, 08 Juni 2019

Pentakosta I: Satu Tubuh Dalam Roh

BACAAN ALKITAB

Sebab dalam satu Roh, kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak maupun orang merdeka, telah dibaptis  menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh. (1 Korintus 12:13)

PENGAJARAN

Hari raya Pentakosta, memperingati hari pencurahan Roh Kudus dan sekaligus memperingati kelahiran Gereja Kristus. Saat-saat sedemikian ini, merupakan kesempatan bagi kita, untuk merayakan kuasa Allah, kuasa Roh Kudus dan memuliakan-Nya.

Sejak pencurahan Roh kudus kepada para murid Yesus, yang kemudian mejadi para Rasul-Nya, Roh Kudus bekerja dengan penuh kuasa di dalam gereja Kristus. Sepanjang sejarah kekristenan, meski telah terjadi banyak perubahan jaman, Roh Kudus masih senantiasa memberitakan bahwa Yesus Krrsitus adalah Sang Putra Allah. Roh Kudus juga tidak pernah berhenti, untuk mengaruniakan iman kepada setiap umat manusia dan membawa mereka masuk dan menjadi bagian dari gereja Kristus, melalui baptisan dengan air dan Roh.

Selain itu, Roh Kudus juga senantiasa berusaha untuk memastikan bahwa iman kepada Yesus Kristus dapat senantiasa diteruskan dan secara berkesinambungan terus berlanjut dan bertumbuh dari generasi ke generasi, sampai ke bagian terpencil dari dunia ini.

Melalui pemberitaan Injil, yang dikerjakan oleh Roh Kudus, iman orang-orang Kristen dipelihara, agar mereka dapat tetap setia kepada Kristus dan melayani Dia, meski banyak penggodaan-penggodaan dan adanya kekurangan-kekurangan yang dijumpai dan terlihat pada gereja Kristus.

Pada masa sekarang ini, aktivitas dan kuasa Roh Kudus dapat kita alami secara istimewa melalui aktivitas para Rasul yang hidup. Melalui otoritas yang dikaruniakan Roh Kudus kepada mereka, para Rasul hingga saat masih bekerja untuk memberitakan Injil Kristus, memberitakan firman pengampunan dosa dan menyalurkan sakramen-sakramen. Melalui aktivitas Roh Kudus ini, para rasul juga memberitakan akan kedatangan kembali Tuhan Yesus, yang sudah dekat, untuk menjemput sidang pengantin perempuan Yesus. Kelompok rasul ini juga mempersiapkan mereka yang percaya, untuk menjadi sidang pengantin perempuan Tuhan, untuk dapat ikut ambil bagian bagi hari-Nya Tuhan dan senatiasa menumbuhkan kerinduan dalam hati setiap anak Allah untuk dapat segera berada bersama-Nya, dalam suatu kemanunggalan yang kekal.

Orang-orang percaya berkumpul membentuk sidang jemaat-sidang jemaat Tuhan, dengan segala kebergamannya, yang mencerminkan aktiivtas kehidupan masyarakat di tempat itu. Di situlah para Rasul juga bekerja. Meski dengan adanya keberagaman tersebut, kesemuanya ada dalam satu Roh dan dirawat oleh Roh yang sama, yaitu Roh Kudus. Roh Kudus juga menguatkan iman mereka melalui Khotbah dan Perjamuan Kudus, serta memlihara kasih mereka kepada Kristus.

Sebaliknya, Roh Kudus juga mendorong dan menggerakkan setiap orang percaya untuk mendukung, mendoakan kinerja kelompok Rasul, dan membantu dalam pelayanan dan kurban.

Selain melalui sejarah gereja, aktivitas kelompok Rasul dan kehidupan sidang jemaat, kuasa serta aktivitas dan kinerja Roh Kudus, dapat kita alami dan rasakan sendiri secara pribadi. Kelahiran baru dengan air dan Roh menjadikan diri kita masing-masing, menjadi suatu ciptaan yang baru. Biarlah Roh Kudus senantiasa dapat memelihara kita, mengajar dan memimpin hidup kita, dan mendorong adanya suatu kehidupan ilahi dalam diri kita, serta memenuhi diri kita dengan kasih Allah.

Pembaharuan dalam diri kita hendaknya senantiasa dapat terus berlangsung, tanpa terganggu oleh apa pun yang terjadi di sekeliling kita. Hal ini akan dapat terjadi kalau kita senantiasa memiliki kerinduan untuk menjadi kaya di dalam Kristus.

 Marilah kita melakukan segala sesuatu agar hidup kita dapat sesuai dengan apa yang diajarkan kepada kita oleh Roh Kudus, sehinga ketika saatnya Tuhan Yesus datang menjemput kita, Ia, yang adalah Allah, juga akan membangkitkan kita melalui kuasa Roh Kudus. (Roma 8:11)

Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Indahnya Memberi - Indahnya Berbagi. Bahagianya Memberi

Seorang dosen yang dikenal bijaksana, tengah berjalan santai bersama seorang mahasiswa di taman kampus. Tidak lama keduanya melihat ada sepa...