Senin, 23 Desember 2019

Bukit Zaitun

Bukit Zaitun bahasa Ibraniהר הזיתיםHar HaZeitim (Har: "bukit", Ha-Zeitim:Zaitun);bahasa Arabجبل الزيتون, الطور‎, Jebel az-Zeitunbahasa InggrisMount of Olives atau Mount Olivet) adalah pengunungan di yang terletak di sebelah Timur Yerusalem, dan untuk sampai ke sana terlebih dahulu melewati lembah Kidron. Bukit Zaitun memiliki 3 puncak yang membentang dari utara ke selatan. Puncak tertinggi, at-Tur, 818 meter (2,683 ft). Dinamai demikian karena pada waktu itu terdapat perkebunan Zaitun, di lerengnya. Bukit ini mempunyai hubungan sejarah dengan agama YahudiKristen dan juga Islam. Di tempat ini terdapat kuburan Yahudi yang sudah ada sejak 3000 tahun lalu dan memuat sekitar 150,000 makam.

Dari bukit ini, seseorang dapat melihat kota lama, bukit-bukit Yudea sampai laut Mati dan pegunungan Moab.

Makam beberapa Nabi dan Rabi

Sejak dulu, di tempat ini banyak dijumpai pekuburan orang-orang Yahudi, terutama di bagian selatan. Di sini juga di dapat ditemui makam yang diduga makam dari nabi Zakharia dan makam Absalon anak Daud. Di lereng sebelah atas, terdapat makam nabi-nabi Hagai, Zakharia (yang lain) dan Maleakhi. Juga ada makam rabi-rabi terkenal bangsa Yahudi.

Selama pemerintahan Yordania dari tahun 1948 sampai 1967, penguburan Yahudi dihentikan dan banyak perusakan terjadi. 40,000 dari 50,000 makam dirusak. Raja Hussein dari Yordania mengizinkan pembangunan Seven Arches Intercontinental Hotel di puncak Bukit Zaitun beserta jalan yang melalui kuburan sehingga menghancurkan ratusan makam Yahudi, termasuk yang dari zaman Bait Suci pertama. Setelah "Perang 6 Hari", restorasi dimulai dan kuburan dibuka lagi untuk penguburan.

Perdana Menteri Israel, Menachem Begin, minta dikuburkan di Bukit Zaitun dekat makam Meir Feinstein, anggota Irgun Etzel, tidak di makam nasional Bukit Herzl.

Peristiwa dan Kegiatan

  • Ketika megepung Yerusalem tahun 70 M, tentara Romawi dari Legio X Fretensis bermarkas di bukit ini. 
  • Upacara keagamaan untuk menandai bulan baru pada zaman Bait suci Kedua, juga dilakukan di sini. 
  • Setelah hancurnya Bait Suci, orang-orang Yahudi merayakan Sukkot (Hari Raya Pondok Daun-daunan) di Bukit Zaitun. 
  • Tempat berziarah 
  • Karena bukit ini terletak 80 meter lebih tinggi dari Bukit Bait Suci maka dari tempat ini seseorang dapat melihat pemandangan ke seluruh bukit bekas Bait Suci dihancurkan dan di sana, secara tradisi, mereka menangis dan meratapi kehancuran Bait suci, terutama pada hari raya Tisha B'Av.
  • Tahun 1481, seorang Yahudi Italia, Rabbi Meshulam Da Volterra, menulis: "Dan seluruh masyarakat Yahudi, tiap tahun, naik ke gunung Zion pada hari Tisha B'Av untuk berpuasa dan berduka, dan dari sana mereka berjalan turun sepanjang lembah Yosafat dan naik ke atas Bukit Zaitun." 

Ayat Terkait di Alkitab Ibrani / Perjanjian Lama

- 2 Samuel 15:30
Daud mendaki bukit Zaitun sambil menangis, kepalanya berselubung dan ia berjalan dengan tidak berkasut. Juga seluruh rakyat yang bersama-sama dengan dia, masing-masing berselubung kepalanga, dan emreka mendaki sambil menangis."
Peristiwa ini terjadi saat Daud melarikan diri dari putranya, Absalom. Tempat pendakian itu diduga berada di Timur kota Daud, dekat desa Silwan, sekarang.

Yehezkiel 11:23
"Lalu kemuliaan Tuhan naik ke atas dari tengah-tengah kota dan hinggap di atas gunung yang di sebelah Timur kota."

1 Raja-raja 11:7-8
"Pada waktu itu Salomo mendirikan bukit pengorbanan bagi Kamos, dewa kejijikan sembahan orang Moab, di gunung di sebelah timur Yerusalem dan bagi Molokh, dewa kejijikan sembahan bani Amon."

2 Raja-raja 23:13
"Bukit-bukit pengorbanan yang ada di sebelah timur Yerusalem di sebelah selatan bukit Kebusukan dan yang didirikan oleh Salomo, raja Israel, untuk Asytoret, dewa kejijikan sembahan orang Sidon, dan untuk Kamos, dewa kejijikan sembahan Moab, dan untuk Milkom, dewa kekejian sembahan orang Amon, dinajiskan oleh raja." 

Pada jaman raja Yosia, bukit ini disebut sebagai bukit kebusukan (Har HaMashchit -bahasa Ibrani, Mount of Corruption-bahasa Inggris). Karena tempat ini dipakai untuk penyembahan berhala, oleh isteri-isteri Salomo, maka tempat ini dihancurkan oleh raja Yosia. 

Zakharia 14:3-4
"TUHAN akan maju berperang melawan bangsa-bangsa itu seperti Ia berperang pada hari pertempuran. Pada waktu itu kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem di sebelah timur. Bukit Zaitun itu akan terbelah dua dari timur ke barat, sehingga terjadi suatu lembah yang sangat besar; setengah dari bukit itu akan bergeser ke utara dan setengah lagi ke selatan."

Ayat terkait dalam Perjanjian Baru

Bukit Zaitun disebutkan berberapa kali di Perjanjian Baru:

Lukas 21:37
"Pada siang hari Yesus mengajar di Bait Allah dan pada malam hari Ia keluar dan bermalam di gunung yang bernama Bukit Zaitun."

Lukas 22:39
"Lalu pergilah Yesus keluar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia."

Peristiwa di atas terjadi saat Yesus berdoa di taman Getsemani. Sayangnya murid-murid-Nya yang mengikuti-Nya tertidur. Di dalam doa-Nya, Yesus minta dan mohon kepada Allah, jika boleh cawan yang pahit itu lalu daripada-Nya. Di tempat ini pula Yesus ditangkap.

Markus 11:1 (lihat juga Lukas 19:29)
"Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem, dekat Betfage dan Betania yang terletak di bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua murid-Nya."

Lukas 19:37
"Ketika Ia dekat Yerusalem, di tempat jalan menurun dari bukit zaitun mulailan semua murid yang mengiringi Dia bergembira dan memuji Allah dengan suara nyaring oleh karena segala mukzizat yang telah mereka lihat."

Kedua peristiwa di atas terjadi saat Yesus akan memasuki Yerusalem dan menyuruh dua orang mutid-Nya untuk mengambil keledai. Ketika Ia masuk ke Yerusalem, banyak orang yang mengelu-elukan nama-Nya.

Lukas 24:50-51
"Lalu Yesus membawa mereka keluar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka. Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga."

Tempat dimana Yesus terangkat ke sorga ini, jauhnya hanya seperjalanan Sabat dari Yerusalem.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Indahnya Memberi - Indahnya Berbagi. Bahagianya Memberi

Seorang dosen yang dikenal bijaksana, tengah berjalan santai bersama seorang mahasiswa di taman kampus. Tidak lama keduanya melihat ada sepa...