Selasa, 17 Desember 2019

Bunga Mawar untuk Ibu

Bacaan Alkitab


Hormatilah ayahmu dan ibumu - ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. (Efesus  6:2-3)

Renungan

Seorang pemuda pergi ke sebuah toko bunga. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini, dia juga tidak bisa pulang untuk merayakan Natal bersama ibunya, yang sudah tingal sendiri, jauh dari tempat tinggalnya saat ini. Jadi dia pergi ke toko bunga, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, untuk membeli dan mengirim bunga ke ibunya yang tinggal di Negara Bagian lain.

Seperti biasa, dia memilih bunga kesukaan ibunya dan membayar bunga tersebut serta meminta kepada karyawan disana untuk sekalian mengirimkan bunga tersebut ke ibunya.

Ketika dia akan keluar dari toko itu, dia mendengar seorang anak perempuan kecil sedang menawar untuk sekuntum bunga mawar dan sepertinya dia tidak memiliki uang yang cukup untuk membayar sekuntum bunga mawar tersebut. Pemuda ini mendekat dan berkata :

P    : bunga yang mana yang akan kau pilih?
AP : Tuan aku hanya punya uang 2 dollar, sedangkan harga bunga ini 7 dollar.
P    : kamu boleh ambil 10 tangkai, dan aku yang akan membayarnya.
P    : Tapi...., ngomong2 untuk siapa bunga ini...?
AP : untuk ibuku…. (dengan gembira) dia wanita yang paling cantik dan paling baik           di dunia……
P    : kalau begitu, aku antar ke tempat ibumu……. Dimana rumah ibumu?
AP : sambil menyebut nama tempat ibunya, dia pun ikut naik ke mobil pemuda ini.

Tidak jauh dari toko itu, sampailah mereka di tempat yang dituju, dan anak perempuan ini turun ……
P    : koq..., aku tidak melihat satu rumah pun di sini? Yang mana rumah ibumu?
AP : itu yang ditengah…. (sambil tersenyum riang, dia menunjuk salah satu pusara,             yang masih baru). Ibuku telah meninggal setahun yang lalu, sambil meletakkan           bunga mawar di atas pusara itu……. Terima kasih tuan…..

Melihat hal ini, pemuda ini termenung sejenak, dan memutuskan  untuk kembali ke toko bunga tadi. Dia mengambil bunga yang akan di kirim ke ibunya, dan memutuskan untuk mengirim sendiri bunga itu, walaupun harus berkendara sekitar 500km.

Aku masih beruntun dan bersyukur masih memiliki ibu, dan aku harus menemuinya di hari Natal tahun ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Indahnya Memberi - Indahnya Berbagi. Bahagianya Memberi

Seorang dosen yang dikenal bijaksana, tengah berjalan santai bersama seorang mahasiswa di taman kampus. Tidak lama keduanya melihat ada sepa...