Jumat, 29 November 2019

Mengenali Kebajikan-Nya

Seorang laki-laki berusia 78 tahun jatuh karena kelelahan dan dibawa ke salah satu Rumah Sakit di Arab Saudi (Riyadh). Untuk menolongnya dokter memberikan oksigen selama 24 Jam. Beberapa jam kemudian, kondisi pasien ini menjadi lebih baik.

Ketika esoknya kondisi pasien ini sudah semakin membaik dan diijinkan untuk pulang, RS, menunjukan tagihan sebesar 600 Sr, yang harus ia bayar. Ketika dia melihat tagihan itu, pria ini mulai menangis. Mengetahui pasiennya menangis, dokter yang telah merawatnya mengatakan dan memintanya untuk tidak usah menangis karena tagihan Ini.

Pria itu menjawab, "Saya tidak menangis karena jumlah tagihan ini, saya mampu membayar semua tagihan ini." Saya menangis karena, saya hanya menggunakan oksigen selama 24 jam, dan saya harus membayar 600 Sr, sementara saya telah menghirup udara segar yang Allah berikan selama 78 tahun, dan saya tidak pernah membayar apa-apa...

Tidakkah dokter tahu, berapa saya telah berhutang pada-Nya ...???", kata lelaki itu, sambil semakin mengguguk dia menangis.

Dokter itupun menghela napas panjang sambil menundukkan kepalanya, dan mulai menangis juga...!!!!

Berapa tahun kita semua telah menghirup oksigen yang Allah telah berikan kepada kita, tanpa harus membayar tagihan.

Puji syukur dan terima kasih, patutlah untuk kita persembahkan kepada Allah dengan cara yang layak atas Kebaikan-Nya dan Kebesaran Kasih-Nya ....!!!!!.

Mari kita luangkan sebentar waktu kita untuk merenungkan dan mengingat kembali kemurahan dan kebaikan-Nya yang telah memberikan oksigen yang kita semua telah hirup selama ini.

Untuk menyatakan rasa syukur dan terima kasih kita kepada Allah, kita ingin selalu mengatakan: "Terima Kasih Allah dan Terima Kasih Allah"

Penulis Mazmur menyatakan sebagaimana yang tertulis dalam Mazmur 116:12, "Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan segala kebajikan-Nya kepadaku?

Semoga kita senantiasa mengenali dan merasakan akan kemurahan Allah serta dapat bersyukur dan berterima kasih atas kebaikan dan kebajikan-Nya.
Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Indahnya Memberi - Indahnya Berbagi. Bahagianya Memberi

Seorang dosen yang dikenal bijaksana, tengah berjalan santai bersama seorang mahasiswa di taman kampus. Tidak lama keduanya melihat ada sepa...