Jumat, 17 Januari 2020

Jalan menuju Hidup Baru

Bagian Alkitab

Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal." (1Ptr 1:23)

PESAN

Lahir Baru atau Hidup Baru tidak hanya sebatas tindakan sakramental. Hidup baru ialah anugerah dari Allah yang diterima oleh manusia, sehingga diharapkan manusia dapat lebih dekat lagi  kepada Allah dan nantinya dapat hidup kekal bersama dengan Allah di dalam kerajaan-Nya.

Untuk dapat dilahirkan kembali dan memiliki hidup yang baru, syarat yang utama dan terutama adalah percaya pada Yesus, karena Yesus adalah Sang Kehidupan itu sendiri (lihat Yohanes 6:14). Iman kepada Yesus inilah yang akan membawa manusia dapat dilahirkan kembali dan memiliki hidup yang baru.

Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?" Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. (Yohanes 3:4-5)

Dengan kelahiran dengan air dan Roh inilah, manusia dimungkinkan untuk dapat memiliki kedekatan kembali dengan Allah. Tetapi sebagaimana yang disebutkan di atas, lahir baru atau hidup baru, tidak hanya sebatas tindakan sakramental. Manusia harus menjadikan Yesus Kristus sebagai orientasi hidupnya (teladan hidup). Manusia harus menjadikan Yesus sebagai juruselamat hidupnya, barulah ia dapat dikatakan telah memiliki hidup baru. Hidup baru atau lahir baru bukan hanya sekedar dapat mengenal Allah, tetapi benar-benar hidupnya telah berubah dari hidup yang sebelumnya, yang hanya mengutamakan hal-hal yang fana, menjadi hidup yang lebih rohani, yang menjadikan Yesus Kristus sebagai orientasi hidupnya (teladan hidup).

Di dalam kehidupan sekarang, di mana zaman semakin modern dan semakin canggih, membuat perilaku dan kehidupan manusia ikut berubah. Manusia sekarang semakin hari, semakin menjauh dari Allah, akibat dari semakin banyaknya dosa yang diperbuat manusia. Dosa inilah yang menjauhkan manusia dari Allah.

Disinilah manusia perlu memiliki hidup baru, dan mengisi hidupnya dengan menselaraskan hidupnya sesuai dengan teladan Yesus dan lebih mengenal Allah dengan lebih dekat. Manusia juga perlu senantiasa sadar akan dosa-dosa perbuatannya. Apalagi manusia sudah semakin banyak meninggalkan Allah, dan lebih dekat dengan dosa-dosa duniawi. Dengan hidup baru berarti orang  berjuang untuk melepaskan diri dari kecenderungan berbuat dosa,  dan menerima Kristus sebagai jalan, kebenaran dan hidup; Kristus sebagai Tuhan dan juruselamatnya. Proses perubahan hidup tersebut sangat membuthkan komitmen, kesetiaan, ketaatan dna kemenurutan kita.

Selamat "HIDUP BARU" dengan menjadikan Kristus sebagai model atau teladan hidup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Indahnya Memberi - Indahnya Berbagi. Bahagianya Memberi

Seorang dosen yang dikenal bijaksana, tengah berjalan santai bersama seorang mahasiswa di taman kampus. Tidak lama keduanya melihat ada sepa...