Nabiah adalah sebutan bagi para nabi perempuan. Seperti halnya dengan para nabi, dimana ada yang disebut sebagai nabi-nabi palsu, yang dimaksud di sini, adalah nabi-nabi yang tidak menyembah kepada Allah, seperti nabi-nabi baal dan nabi-nabi Asyer, ada juga nabiah-nabiah palsu yang tersebut dalam Alkitab, seperti Noaja dan wanita Izebel.
Ada beberapa nama nabiah dan nabiah palsu, yang tercatat dalam Alkitab Ibrani dan Alkitab Perjanjian Lama. Sedangkan di Alkitab Perjanjian Baru hanya ada satu nama nabiah, yaitu Hana dan satu nabiah palsu, yaitu Izebel. Mereka memiliki cara hidup, peran dan fungsi yang sama sebagaimana para nabi laki-laki.
Ada beberapa nama nabiah dan nabiah palsu, yang tercatat dalam Alkitab Ibrani dan Alkitab Perjanjian Lama. Sedangkan di Alkitab Perjanjian Baru hanya ada satu nama nabiah, yaitu Hana dan satu nabiah palsu, yaitu Izebel. Mereka memiliki cara hidup, peran dan fungsi yang sama sebagaimana para nabi laki-laki.
Menurut tradisi Israel sendiri, dan menurut Talmud ada tujuh perempuan yang perannya dalam sejarah cukup menonjol, dan dihitung sebagai nabiah, yaitu: Sara, Miriam, Debora, Hana (ibu dari nabi Samuel), Abigail (istri Raja Daud), Hulda (zaman nabi Yeremia), dan Ester. Sedangkan di dalam tulisan Rashi ada beberapa wanita yang disebut sebagai nabiah seperti Ribka, Rahel, dan Lea.
Nabiah Dalam Perjanjian Lama
Dalam kitab Perjanjian Lama hanya ada 3 orang yang secara eksplisit disebut sebagai nabiah, yaitu: Miriam (Keluaran 15:20), Debora (Hakim-hakim 4:4), dan Hulda (2 Raja-raja 22:4).1. Miriam
Miriam adalah salah satu nabiah yang tertulis dalam kitab Perjanjian Lama (Keluaran 15:20). Ia adalah anak dari Amram dan Yokhebed, kakak perempuan dari Musa dan Harun. Dialah yang memimpin kaum perempuan untuk mendukung !usa, saat perjalanan keluar dari mesir menuju kenegeri perjanjian, Kanaan. Seperti halnya Musa, ia juga meninggal sebelum ia bisa masuk ke negeri Kanaan.
2. Debora
Debora adalah isteri Lapidot dan seorang hakim yang memimpin umat Israel ke medan peperangan bersama Barak (Hakim-hakim 4:4 ; 5:2-31)
3. Hulda
Hulda adalah nabiah pada masa pemerintahan Yosua. Ia sering ditanyai oleh para pembesar kerajaan raja Yosua mengenai kehendak Allah yang berkaitan dengan kitab Taurat yang ditemukan di Bait Suci. Ia juga berperan sebagai pembawa berita penghukuman (2 Raja-raja 22; 2 Tawarikh 34)
Nabiah Dalam Kitab Perjanjian Baru
Hana
Hana adalah seorang nabiah yang hidup pada masa Yesus Kristus masih kanak-kanak. Hanya Injil Lukas yang memuat tentang Nabiah Hana. Injil Lukas 2:36-38, memuat kisah seorang nabiah berusia 84 tahun, yang bernama Hana, anak Fanuel, dari suku Asyer, yang menyambut Yesus sebagai Mesias di Bait Allah di Yerusalem. Ia juga mengingatkan akan nubuat dan berbicara tentang Anak itu, kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem
Sedangkan dalam kitab Wahyu 2:20, disebutkan Izebel sebagai seorang nabiah palsu, karena wanita Izebel ini mengajarkan dan menyesatkan hamba-hamba Allah supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.
Nabiah Palsu
Dalam Alkitab tercatat 2 nama nabiah palsu yaitu Noaja dan wanita Izebel. Nama Noaja tercatat di dalam kitab Nehemia 6:14. Ketika Nehemia sedang menyelesaikan pembangunan tembok Yerusalem, Noaja bersama-sama Tobia, Sambalat dan nabi-nabi yang lain berusaha menakut-nakuti Nehemia.Sedangkan dalam kitab Wahyu 2:20, disebutkan Izebel sebagai seorang nabiah palsu, karena wanita Izebel ini mengajarkan dan menyesatkan hamba-hamba Allah supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar