Bagian Alkitab
Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya." (Ibrani 6:19-20).PESAN
Sauh atau jangkar pada kapal yang dilemparkan di dasar laut berguna untuk mempertahankan kapal agar tetap pada posisi semula. Sehingga kapal tetap AMAN, tidak mudah terombang-ambing atau hanyut oleh karena ombak atau arus laut.Bagian Alkitab di atas menyatakan bahwa PENGHARAPAN di dalam Yesus Kristus adalah SAUH yang kuat dan aman bagi kita. Jangan menaruh pengharapan pada manusia ataupun dunia, karena tidak ada yang tetap dan abadi di dunia ini. Apabila seseorang tidak memiliki pengharapan, maka ketika ada ombak atau angin menerpa, hidupnya akan mudah terombang-ambing dan bahkan dapat hanyut terbawa arus.
Ketika kita sedang sakit, kita bisa berharap kepada KUASA dan KASIH SETIA Yesus Kristus untuk menolong dan menyembuhkan (1 Petrus 2:24). Ketika kita sedang kesulitan financial, kita bisa berdoa dengan PENGHARAPAN IMAN bahwa berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya (Amsal 10:22). Pengharapan, menolong kita untuk tetap setia dan fokus kepada JANJI Tuhan di dalam FIRMAN-Nya. Demikian juga pengharapan IMAN kita untuk dapat memiliki hidup kekal, Yesus Kristus berjanji pada umat pilihan-Nya yang setia untuk mengalami PERSEKUTUAN kekal dalam rumah Bapa di sorga: "Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempatKu, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada." (Yoh 14:3)
Mengapa kita harus berpengharapan pada Tuhan? Karena Kristus adalah “YA” bagi semua janji Tuhan dan itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan “AMIN” untuk memuliakan Tuhan (2 Korintus 1:20). Ia SETIA dan BERKUASA untuk menggenapi
janji-janji-Nya. Alkitab menyerukan: "Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia." (Ibr 10:23).
Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar