BACAAN ALKITAB
Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan (Lukas 15:7)RENUNGAN
Aldini yang sudah sekian tahun tidak aktif kebaktian, mendadak timbul kerinduan dalam hatinya untuk datang ke mezbah Allah. Selita, yang mengetahui Aldini datang, memasuki halaman gereja, spontan berlari dan berseru,"Hallo, Aldini...!!!
"Tumben datang kebaktian."
"Mimpi apa nih...?"
Dengan tersenyum kecut, Aldini menjawab, "Ah nggak..., nggak mimpi apa-apa." Aldini pun langsung masuk ke ruang kebaktian. Aldini pun akhirnya dapat mengikuti kebaktian sampai selesai. Tetapi sungguh diluar dugaan Selita, minggu berikutnya, ia tidak menjumpai lagi Aldini, ia menyapukan pandangannya, baik saat sebelum kebaktian maupun saat setelah kebaktian usai. Ia tidak melihat Aldini. Dari informasi yang ia peroleh, ternyata Aldini merasa malu ketika mendengar kata-katanya, "Tumben datang kebaktian."
Kadang, tanpa kita sadari, terucap kata-kata dari mulut kita, yang menyinggung perasaan orang lain. Mungkin maksud kita hanya bercanda, mungkin bahkan itu hanya spontanitas keluar dari mulut kita tanpa ada tendensi apa pun. Dalam hal ini mari kita bisa bersikap bijak dan mencoba untuk mengendalikan diri dalam menyikapi suatu kejadian, meskipun itu suatu kejadian atau peristiwa yang menyukakan sekalipun.
Tuhan senantiasa mengundang kita untuk datang kepada beliau, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih, lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu." (Matius 11:28). Oleh karena itu, ketika ada saudara- saudari kita yang sudah lama tidak kebaktian, dan kemudian dapat datang dan mengikuti kebaktian, sambutlah mereka dengan sukacita, "Aku kangen lho sama kamu, untuk kebaktian lagi bersama-sama seperti dulu. Anak-anak Sekolah Minggu sudah kangen juga lho"
Rayakanlah kehadirannya, bagaikan domba yang hilang ditemukan kembali, bagaikan dirham yang hilang ditemukan kembali, bagikan anak yang hilang, yang kembali pulang. (Lukas 15)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar