Selasa, 29 Oktober 2019

Jangan Cemas dan Takut - Berjaga-jaga & Berwaspada

BACAAN ALKITAB

Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin. (1 Petrus 5:8-12).

PENGAJARAN

Ketika ada dua negara sedang terlibat dalam suatu peperangan, mereka akan senantiasa berjaga-jaga dan berwaspada. Mereka pun akan saling mengintai. Ketika ada di antara mereka yang lengah, maka bangsa atau negara tersebut akan dapat dihancurkan,  ditakhlukkan dan diduduki. Sayangnya mereka sering kali tidak tahu, kapan musuh akan menyerang. Karena mereka tidak tahu kapan musuh akan menyerang, maka mereka akan berusaha memasang berbagai radar dan alat pendeteksi dini, serta senantiasa bersiap siaga agar ketika sewaktu-waktu musuh menyerang, mereka akan dapat mengantisipasi dan menghadangnya, sehingga bangsa dan negara tersebut tidak mengalami kehancuran atau kebinasaan.

Demikian juga dalam kehidupan manusia. Manusia tidak tahu, kapan musuh yaitu iblis akan datang menyerang atau menyusup ke dalam hati dan jiwa kita.  "Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin. (1 Petrus 5:8-12)

Iblis akan berusaha membombardir kita dengan berbagai permasalahan, kesesakan, penderitaan, kesibukan dan bahkan mungkin dengan tawaran-tawaran dunia yang menggiurkan. Sayangnya kita juga tidak tahu, kapan iblis akan menyerang kita dengan kesemuanya itu. Kadang iblis datang menyerang dengan berbagai masalah, dan sejali lagi, kita juga seringkali tidak tahu, kapan hal itu akan datang dan terjadi? Salomo menasihatkan, "Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu." (Amsal 27:1).

Meskipun Salomo menasihatkan kita seperti itu, namun kita boleh yakin dan percaya, sebagai anak-anak Allah, bahwa Ia tidak akan pernah meninggalkan anak-anak-Nya. Ia selalu ada untuk kita. Hidup kita selalu berada dalam pengawasan Allah. Kita senantiasa dijaga dan dipelihara-Nya. Adalah manusiawi jika suatu saat kita merasa takut dan kuatir ketika menghadapi suatu masalah. Tapi sebagai anak-anak Allah, milikilah dan tumbuhkanlah kebiasaan hidup rohani yaitu untuk senantiasa percaya dan memiliki iman kepada Allah sepenuhnya dan tidak lagi takut terhadap masalah yang ada.

Perlu kita tanamkan dan tumbuhkan di dalam diri kita, bahwa Allah kita adalah hidup dan setia! Ia tidak pernah mengingkari janji-Nya. Oleh karena itu, kita pun hendaknya tetap percaya bahwa Ia sanggup menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi dalam kehidupan kita. Berhentilah mengeluh dan berputus asa. Ingat, Tuhan tahu apa yang terbaik dalam hidup kita.

"Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaNya, sebab Ia yang memelihara kamu." (1 Petrus 5:7), dan jangan sekali-kali mencari pertolongan kepada ilah yang lain!
Yesus, Tuhan kita, yang telah menang atas maut dan neraka, juga tidaklah jauh dari kita, melalui para malaikat-Nya. Ia berkata, "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!". Ketakutan akan menimbulkan keraguan, dan itu adalah senjata utama yang digunakan Iblis untuk menghancurkan iman orang percaya. Bukankah banyak orang yang ketika mengalami ketakutan sering bertindak bodoh yaitu pergi ke dukun, bahkan ada yang bunuh diri?

Hidup kita ini lebih berharga dari burung di udara, Allah pasti bisa memberi jalan keluar yang terbaik untuk setiap masalah yang ada!. Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupakan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Sebab hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian. Burung-burung gagak yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mempunyai gudang atau lumbung, namun demikian diberi makan oleh Allah. Betapa jauhnya kamu melebihi burung-burung itu! Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta pada jalan hidupnya? Jadi, jikalau kamu tidak sanggup membuat barang yang paling kecil, mengapa kamu kuatir akan hal-hal lain? Perhatikanlah bunga bakung, yang tidak memintal dan tidak menenun, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu, Jadi, jika rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api demikian didandani Allah, terlebih lagi kamu, hai orang yang kurang percaya! Jadi, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum dan janganlah cemas hatimu. Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu tahu, bahwa kamu memang memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu. (Lukas 12:22--31)

Oleh karena itu, berjaga-jagalah, berwaspada dan janganlah khawatir, Allah Sang Bapa dan Tuhan Yesus akan selalu menyertai kita.

Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Indahnya Memberi - Indahnya Berbagi. Bahagianya Memberi

Seorang dosen yang dikenal bijaksana, tengah berjalan santai bersama seorang mahasiswa di taman kampus. Tidak lama keduanya melihat ada sepa...