ALKITAB
"... bersukacitalah karena namamu terdaftar di sorga." (Lukas 10:20).RENUNGAN
Seorang murid sedang membersihkan aquarium gurunya, ia memandang ikan arwana merah dengan takjub..Tak sadar gurunya sudah berada di belakangnya...
"Kamu tahu berapa harga ikan itu?". Tanya sang guru..
"Tidak tahu". Jawab si murid...
"Coba tawarkan kepada tetangga sebelah". Perintah sang guru...
Ia memfoto ikan itu dan menawarkan ke tetangga..
Kemudian, ia kembali menghadap sang guru..
.
"Ditawar berapa nak?" tanya sang guru..
"50.000 Rupiah, pak ". Jawab si murid mantap..
.
"Coba tawarkan ke toko ikan hias!!". Perintah sang guru lagi..
"Baik pak". Jawab si murid, dengan rasa penasaran. Kemudia ia beranjak ke toko ikan hias.
.
"Berapa ia menawar ikan itu?". Tanya sang guru..
"800.000 Rupiah, pak". Jawab si murid dengan gembira, ia mengira sang guru akan melepas ikan itu..
.
"Sekarang coba tawarkan ke Si Fulan (hobbi koleksi ikan hias), bawa sertifikat ini sebagai bukti bahwa ikan itu sudah pernah ikut lomba". Perintah sang guru lagi..
"Baik guru". Jawab si murid. Kemudian ia pergi menemui si Fulan yang dikatakan gurunya. Setelah selesai, ia pulang menghadap sang guru.
.
"Berapa ia menawar ikannya?".
"Woow, ditawar 50 Juta Rupiah, pak".
.
Ia terkejut sendiri, mengetahui harga satu ikan yang sama bisa berbeda-beda..
.
"Nak, aku sedang mengajarkan kepadamu bahwa, kamu hanya akan dihargai dengan benar, ketika kamu berada di lingkungan yang tepat."
.
"Oleh karena itu, jangan pernah kamu tinggal di tempat yang salah, lalu kamu marah karena tidak ada yang menghargaimu. Mereka yang mengetahui *nilai* kamu itulah yang akan selalu menghargaimu...."```
PESAN
Seringkali sebagai anak-anak Allah, ketika kita berada di lingkungan masyarakat pada umumnya, kita dinilai begitu rendah, bahkan mungkin tidak memiliki nilai sama sekali dihadapan manusia.Di kalangan orang yang lebih mengerti arti iman kepada Kristus dan arti Baptisan Suci, sebagai anak-anak Allah kita akan memiliki nilai yang lebih tinggi dihadapan mereka.
Kemudian, mari kita lihat bagaimana nilai kita sebagai manusia di hadapan Allah. Lihatlah, betapa bernilainya kita sebagai ciptaan Allah, dihadapan-Nya. Meskipun kita masih banyak memiliki kekurangan dan kelemahan, Allah tidak segan-segan menebus kita dengan harga yang sedemikian mahalnya. Betapa tidak?
Untuk "mendapatkan kita", agar kita dapat menjadi milik Allah, Ia telah membayar dengan sedemikian mahalnya. Tidak tanggung-tanggung, Allah mengutus putra-Nya untuk mempersembahkan kurban di atas kayu salib, demi membayar lunas, kita semua. Tuhan Yesus, menyatakan, "... bersukacitalah karena namamu terdaftar di sorga." (Lukas 10:20). Itulah nilai diri kita,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar