Mari kita renungkan ilustrasi tentang *RUSA dan SINGA*
● Kecepatan lari rusa, bisa mencapai 90 km/jam.
● Kecepatan lari singa sebenarnya cuma 58 km/jam.
Jadi sebenarnya kecepatan lari ke 2 binatang ini berbeda jauh sekali.
Anehnya justru seringkali, singa begitu gampang memburu rusa dan memangsanya.
Kok Bisa?
Ketika mengetahui seekor singa mengintai dan memburunya, seekor rusa berlari secepat angin untuk menyelamatkan dirinya. Tapi dalam waktu yang bersamaan, ada beberapa hal yang justru membuatnya dapat tertangkap dan dimangsa singa
Ketakutan rusa pada singa dan keyakinan bahwa dirinya tidak akan lolos dari terkaman singa, menjadikan rusa, saat berlari, senantiasa melihat atau menoleh ke belakang, untuk memantau seberapa jauh jarak singa yang ada di belakangnya.
Kebiasaan menoleh ke belakang ini berpengaruh sangat negatif terhadap kecepatan lari rusa. Tanpa di sadari, kebiasàn itu menyebabkan lari rusa semakin melambat dan membuat jarak dengan singa menjadi semakin dekat.
Dan selanjutnya singa MENYERGAP dan MEMANGSAnya, lalu melahapnya.
MATILAH si rusa tersebut.
Andai saja rusa tersebut tidak sering-sering melihat atau menoleh ke belakang, tapi fokus untuk menyelamatkan diri dengan terus berlari, niscaya rusa tersebut tidak akan MATI.
Kalau saja rusa mengerti betul titik KEKUATANnya ada pada KECEPATANnya,
niscaya dia akan SELAMAT dari cengkraman singa.
Demikian juga dengan perjalanan kita untuk memperoleh keselamatan dan sampai pada kerajaan Sorga, janganlah kita selalu menoleh ke belakang, melainkan fokuslah pada tujuan kita, yaitu untuk memperoleh ke selamatan.
Iblis tetap akan mencari kelengahan kita dan menerkam kita bagaikan singa menerkam mangsanya. Oleh karena itu, "Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. (1 Petrus 5:8)
Marilah kita tetap fokus pada tujuan kita, yaitu untuk memperoleh keselamatan. Jangan menoleh ke belakang.
Amin.
● Kecepatan lari rusa, bisa mencapai 90 km/jam.
● Kecepatan lari singa sebenarnya cuma 58 km/jam.
Jadi sebenarnya kecepatan lari ke 2 binatang ini berbeda jauh sekali.
Anehnya justru seringkali, singa begitu gampang memburu rusa dan memangsanya.
Kok Bisa?
Ketika mengetahui seekor singa mengintai dan memburunya, seekor rusa berlari secepat angin untuk menyelamatkan dirinya. Tapi dalam waktu yang bersamaan, ada beberapa hal yang justru membuatnya dapat tertangkap dan dimangsa singa
- rusa merasa yakin betul, bahwa singa akan dapat memangsanya.
- rusa merasa bahwa dirinya lemah dibandingkan dengan singa.
- rusa juga berpikir MUSTAHIL dirinya bisa lolos dari sergapan singa.
Ketakutan rusa pada singa dan keyakinan bahwa dirinya tidak akan lolos dari terkaman singa, menjadikan rusa, saat berlari, senantiasa melihat atau menoleh ke belakang, untuk memantau seberapa jauh jarak singa yang ada di belakangnya.
Kebiasaan menoleh ke belakang ini berpengaruh sangat negatif terhadap kecepatan lari rusa. Tanpa di sadari, kebiasàn itu menyebabkan lari rusa semakin melambat dan membuat jarak dengan singa menjadi semakin dekat.
Dan selanjutnya singa MENYERGAP dan MEMANGSAnya, lalu melahapnya.
MATILAH si rusa tersebut.
Andai saja rusa tersebut tidak sering-sering melihat atau menoleh ke belakang, tapi fokus untuk menyelamatkan diri dengan terus berlari, niscaya rusa tersebut tidak akan MATI.
Kalau saja rusa mengerti betul titik KEKUATANnya ada pada KECEPATANnya,
niscaya dia akan SELAMAT dari cengkraman singa.
RENUNGAN:
Gambaran di atas mengingatkan kita akan isteri Lut, andaikan isteri Lut tidak menoleh ke belakang, melainkan fokus untuk menyelamatkan dirinya, sesuai yang diperintahkan, pastilah ia tidak akan mati menjadi tiang garam. (Kejadian 19:26).Demikian juga dengan perjalanan kita untuk memperoleh keselamatan dan sampai pada kerajaan Sorga, janganlah kita selalu menoleh ke belakang, melainkan fokuslah pada tujuan kita, yaitu untuk memperoleh ke selamatan.
Iblis tetap akan mencari kelengahan kita dan menerkam kita bagaikan singa menerkam mangsanya. Oleh karena itu, "Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. (1 Petrus 5:8)
Marilah kita tetap fokus pada tujuan kita, yaitu untuk memperoleh keselamatan. Jangan menoleh ke belakang.
Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar