Ezra (bahasa Ibrani: עזרא, Ezra; ) adalah imam dan ahli Taurat Yahudi. Itu sebabnya dia disebut sebagai Ezra, si ahli kitab (bahasa Ibrani: עזרא הסופר,Ezra ha-Sofer). Ia seorang Lewi, keturunan dari Imam Besar Harun. Ia diperkirakan hidup dan berkarya tahun 480–440 SM.
Berikut adalah silsilahnya:
- Ezra bin Seraya bin Azarya bin Hilkia bin Salum bin Zadok bin Ahitub bin Amarya bin Azarya bin Merayot bin Zerahya bin Uzi bin Buki bin Abisua bin Pinehas bin Eleazar bin Harun, yaitu Harun imam kepala.
Menurut Kitab Ezra di Alkitab Ibrani maupun kitab Perjanjian Lama di Alkitab Kristen, dialah yang menulis kitab Ezra, yang mencatat tentang kembalinya orang-orang Yahudi ke Yerusalem, pada tahun 459 - 458 SM, dari masa pembuangannya di Babel (Ezra 8:2-14). Ia memimpin rombongan kedua, berdasarkan surat tugas dari Artahsasta, raja Persia. Bersama-sama dengan mereka, juga ada para imam dan orang-orang Lewi. Di Yerusalem, Ia kemudian mengajar bangsa itu untuk menuruti hukum Taurat (Ezra7 -10 dan Nehemia 8) dan menyucikan diri dari perkawinan campur dengan bangsa-bangsa non Yahudi. Hal itu terjadi pada zaman pemerintahan Artahsasta, raja Persia tahun 458 SM.
Menurut kitab 1 Esdras, suatu terjemahan Kitab Ezra dalam bahasa Yunani yang masih digunakan oleh Gereja Ortodoks Timur, dia juga dianggap sebagai seorang Imam Besar Yahudi. Sementara tradisi Rabinik berpandangan bahwa ia hanyalah seorang imam biasa.
Namanya diduga merupakan singkatan dari bahasa Ibrani: Azaryahu, "Allah menolong". Dalam Septuaginta Yunani, namanya ditulis Ésdrās (Ἔσδρας), yang merupakan asal mula nama Latin Esdras.
Para penulis Kristen awal, terkadang juga menyebut Ezra sebagai penulis kitab-kitab apokaliptik yang dikaitkan dengannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar