Suatu permasalahan / persoalan akan timbul, bila kita merasa rendah diri atau kurang percaya diri. Mari kita ingat akan 10 pengintai yang mendapat tugas dari Musa untuk mengintai tanah Kanaan. Delapan orang telah melaporkan hasil pengintaiannya dan merasa ngeri akan kekuatan musuh yang ada di depan mereka. Mereka tidak mempunyai semangat lagi untuk melanjutkan perjalanannya. Mereka lupa bahwa Allah beserta mereka.
Lain halnya dengan kedua pengintai yang lainnya, Yusak dan Khaleb. Mereka memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi, bahwa Allah beserta mereka, sehingga mereka dapat melihat segi positif dari pengintaiannya serta menimbulkan semangat dalam diri mereka untuk segera masuk ke negeri Kanaan. Jadi, marilah kita senantiasa berusaha berpikir poisitif.
Yakinlah bahwa kita mampu mencapai apa yang kita harapkan. Keyakinan ini
sangat penting untuk membangkitkan rasa percaya diri dalam diri kita. Dengan
adanya rasa percaya diri ini akan memacu kita untuk mencari jalan dalam upaya
mencapai apa yang kita harapkan. Tentunya keyakinan ini hendaknya didasarkan
kepercayaan bahwa Allah akan menolong dan menyertai kita, dan bukan karena kemampuan diri kita semata. Daud
telah membuktikan akan hal ini ketika mengalahkan Goliat.
Beberapa nas dalam Alkitab dapat membantu kita untuk menumbuhkan rasa
percaya diri.
- 1 Samuel 17:45, “....tetapi aku mendatangi
engkau dengan nama Tuhan semesta alam, Allah segala barisan Israel yang
kau tantang itu”
- Matius 17:20, “....Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja ....”
- Roma 8:31, “...., jika Allah dipihak
kita, siapakah yang akan melawan kita?”
- Filipi 4:13, “Segala perkara dapat
kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku”
Kesimpulan yang dapat diambil dari pelajaran di atas antara lain:
- Keyakinan akan firman Allah akan mampu menumbuhkan rasa percaya diri dalam menghadapi berbagai
masalah atau persoalan. Baca dan ucapkanlah berulang-ulang firman
tersebut untuk menumbuhkan rasa percaya dalam diri kita
- Senantiasa berpikir positif, meskipun saat itu segala
sesuatu yang ada di depan tampak buruk.
- Janganlah
sekali-kali menganggap apa yang kita hadapi sebagai suatu masalah /
persoalan, melainkan jadikan semua hal tersebut sebagai tantangan.
- Kenalilah
diri kita dan berlatihlah untuk meningkatkan rasa percaya diri, dan jangan
sombong atau tinggi diri, karena orang sombong dibenci Allah
- Ketahuilah bahwa “…. Aku menyertai kamu senantiasa sampai
kepada akhir zaman” (Matius 28:20)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar